Archive for Mei 2012

legenda putri duyung

Legenda Mermaid/Putri Duyung dan Merman dari masa ke masa

Posted by letsroll Saturday, February 5, 2011 0 comments
Salah satu misteri terbesar di dalam dunia Cryptozoology adalah makhluk setengah manusia setengah ikan yang disebut Mermaid atau putri duyung. Karena karakternya yang aneh, makhluk ini kemudian lebih sering dikaitkan dengan hal mistis ketimbang sains.


Mermaid adalah sebuah istilah yang diberikan kepada
makhluk air yang memiliki tubuh dari pinggang ke atas seperti perempuan sedangkan pinggang ke bawah seperti seekor ikan. Walaupun kita hanya pernah mendengar makhluk ini dari sekumpulan dongeng, keberadaan makhluk ini bisa dilacak di dalam literatur hingga 2.000 tahun yang lalu.

Kata Mermaid berasal dari kata Mere yang berarti Laut (dalam bahasa Inggris kuno) dan kata Maid yang berarti perempuan. Jadi, makhluk yang disebut sebagai Mermaid adalah makhluk setengah manusia setengah ikan yang berjenis kelamin perempuan, sedangkan yang berjenis kelamin pria disebut Merman.

Dalam dongeng, makhluk ini disebut suka duduk di atas batu di dekat pantai, bernyanyi, memegangi cermin sambil mengagumi kecantikannya sendiri. Nyanyiannya disebut mengandung kekuatan mistis sehingga manusia yang mendengarnya akan terpesona hingga tewas karena tenggelam.


Di Cornwall, Inggris, ada sebuah batu yang disebut sebagai batu Mermaid karena seekor Mermaid disebut pernah duduk di atas batu itu dan bernyanyi hingga menyebabkan seorang nelayan lokal bernama Matthew Trawella tewas karenanya.


Mermaid dalam kebudayaan bangsa-bangsa
Kisah pertama mengenai makhluk ini bisa dilacak hingga tahun 1.000 SM di mitologi Assyria. Dewi Atargatis, ibu dari ratu Semiramis, disebut jatuh cinta kepada seorang gembala dari kalangan manusia yang fana. Suatu hari, tanpa sengaja, sang dewi membunuh gembala itu.

Karena sedih, Atargatis mencoba bunuh diri dengan terjun ke danau untuk mengambil rupa seekor ikan. Tetapi, sang danau menolak untuk menyembunyikan kecantikan yang dimiliki sang dewi. Jadi ia hanya mengubahnya menjadi ikan dari pinggang ke bawah.


Kisah dari Assyria ini mungkin menjadi dasar munculnya legenda mengenai mermaid di seluruh dunia.


Dalam bukunya yang berjudul
Curious Myths of the Middle Ages yang terbit tahun 1884, ahli kisah rakyat bernama S. Baring Gould percaya kalau kisah mermaid dan merman bermula dari kisah dewa atau dewi setengah ikan di agama-agama purba.

Dewa
Oannes dari Khaldea dan Dewa Dagon dari Filistin memiliki rupa seperti Mermaid. Dewa Coxcox dan Teocipactli dari Mexico juga memiliki rupa setengah ikan. Legenda Indian Amerika bahkan menyebutkan kalau mereka dibawa keluar dari Asia oleh manusia ikan. Dari semuanya, mungkin yang paling terkenal adalah dewa Triton dan Dewi Siren dalam legenda Yunani kuno yang juga memiliki tubuh setengah ikan.

Selain Eropa dan Timur tengah, kisah mengenai makhluk ini juga bisa dijumpai di mitologi di berbagai negara di Afrika dan Asia.


Di Afrika, makhluk serupa Mermaid disebut
Mami Wata yang dipercaya dapat menyembuhkan orang sakit dan membawa keberuntungan bagi mereka yang mengikutinya.

Dugong dan Manatee

Kebanyakan peneliti tentu saja menganggap keberadaan makhluk-makhluk seperti Mermaid sebagai hoax. Sebagian lain menganggapnya sebagai salah identifikasi. Tersangkanya yang paling utama adalah hewan yang masuk ke dalam golongan Sirenian, makhluk air herbivora yang berdiam di sungai dan laut.

Dua makhluk yang tergolong ke dalam Sirenian diantaranya adalah
Dugong dan Manatee. Kedua makhluk ini memiliki adaptasi yang luar biasa di dalam laut. Walaupun terlihat gemuk, namun dalam beberapa pose, makhluk ini bisa dikira sebagai Mermaid. Misalnya, ketika mereka menyusui bayi, mereka akan menggendongnya di dada sehingga bisa dikira sebagai dada seorang wanita oleh para saksi yang menyaksikannya dari kejauhan.


Jika kalian melihat makhluk seperti ini di lautan, Apakah kalian akan mengidentifikasinya sebagai seorang perempuan cantik?

Apakah John Smith berbohong? Ataukah ia harus segera membuat janji dengan dokter mata?

Pada tahun 1531, seekor merman disebut ditangkap di Laut Baltik dan segera dikirim ke Sigismund, Raja Polandia, dan makhluk ini kemudian dipamerkan ke seluruh pejabat istana. Makhluk ini hanya sanggup bertahan hidup selama 3 hari.

Pada tahun 1560, seorang nelayan dari pulau Mandar di Ceylon disebut berhasil menangkap 7 ekor Merman dan Mermaid. Peristiwa ini disaksikan oleh biarawan Jesuit bernama M.Bosquez, seorang dokter yang bekerja untuk penguasa setempat.

Bosquez kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada 7 makhluk itu, membedahnya lalu menemukan kalau makhluk itu memiliki struktur internal dan eksternal yang menyerupai manusia.

Pada tahun 1755, Erik Pontoppidan, uskup Bergen yang juga seorang naturalis, menerbitkan sebuah buku berjudul New natural History of Norway yang di dalamnya menceritakan mengenai peristiwa penampakan merman yang disaksikan oleh 3 pelaut dari atas kapal di pantai Denmark, dekat Landscrona. Para pelaut itu berani bersumpah kalau mereka tidak berbohong.

Dugong
Manatee

Walaupun sepertinya banyak yang sepakat dengan identitas Manatee atau Dugong sebagai Mermaid, namun, ketika kita meneliti catatan sejarah, kita bisa menemukan berbagai kesaksian yang sepertinya mengkonfirmasi perjumpaan dengan makhluk yang benar-benar serupa mermaid atau merman (bukan Dugong atau Manatee).

Penampakan Mermaid dalam sejarah
Pada tahun 558 Masehi, Disebutkan kalau seekor Mermaid berhasil ditangkap oleh seorang nelayan di Irlandia. Mermaid itu kemudian dibawa ke desa dan dibaptis oleh para penduduk. Tidak lama kemudian, makhluk itu mati.

Lalu, seorang biarawan bernama Ralph Coggeshall pernah menceritakan kalau seekor Merman pernah ditangkap oleh para nelayan di Suffolk pada tahun 1187. Makhluk itu tidak dapat berbicara dan segera dibawa ke desa untuk diperiksa. Bahkan setelah disiksa, makhluk itu masih tidak menunjukkan tanda-tanda kalau ia bisa berbicara. Merman tersebut kemudian dipenjara untuk beberapa lama di kastil Orford. Namun ketika penduduk desa hendak memandikannya di laut, ia berhasil melarikan diri.

Masih pada abad ke-12, Speculum Regale dari Islandia mencatat adanya penemuan seekor mermaid di dekat Greenland.
"Makhluk ini terlihat seperti seorang wanita dari pinggang ke kepala. Dadanya juga terlihat persis seperti seorang wanita. Lengannya panjang dan rambutnya halus. Leher dan kepalanya juga menyerupai manusia. Dari pinggang ke bawah, makhluk ini memiliki ekor seperti ikan dengan sisik dan sirip. Makhluk aneh ini terlihat setelah badai besar melanda."
Menurut legenda Islandia, merman juga pernah ditangkap pada tahun 1305 dan 1329.

Perjumpaan dengan mermaid bukan hanya dialami oleh para nelayan lokal atau penduduk awam.

Christopher Colombus disebut juga pernah berjumpa dengan makhluk ini pada tahun 1493.

Colombus sedang berada di lepas pantai Haiti ketika ia melihat ada tiga ekor mermaid yang muncul dari dalam laut ke permukaan. Menurutnya, ketiga makhluk itu tidak secantik seperti yang sering digambarkan, bahkan menurutnya, wajah ketiga makhluk itu terlihat seperti pria.

Kemungkinan Columbus melihat tiga Merman, bukan mermaid. Namun banyak orang yang percaya kalau Columbus hanya menyaksikan tiga ikan Duyung (manatee), makhluk air yang memang sering terlihat di Karibia.

Penjelajah terkenal lainnya, Henry Hudson juga pernah mencatat perjumpaannya dengan Mermaid pada tahun 1608.
"Pagi ini, salah seorang rekan kami melihat seekor Mermaid dan ia segera memanggil rekan-rekan lainnya untuk turut menyaksikannya. Dari pinggang ke atas, punggung dan dadanya seperti seorang wanita. Tubuhnya sama besar seperti salah seorang dari kami. Ketika makhluk itu menyelam ke dalam air, mereka bisa melihat ekornya yang terlihat seperti ekor lumba-lumba yang memiliki pola seperti ikan mackarel. Rekan kami yang menyaksikannya bernama Thomas Hilles dan Robert Rayner."
Pada tahun 1614, penjelajah terkenal lainnya bernama John Smith (yang kita kenal lewat film Pocahontas) juga mengaku melihat Mermaid. Ia menyebutkan kalau makhluk itu memiliki wajah cantik, mata yang bulat, hidung mancung dan rambut hijau yang panjang. Ia menyebut mahluk itu "Sangat cantik".

Nah, ini membuat kita bertanya-tanya. Lihat, foto Manatee di bawah ini sekali lagi.
Pada tahun 1785, William Munro, bahkan melaporkan penampakan Mermaid yang sangat mirip dengan dongeng yang sering kita tonton. Mungkin kisah Munro telah menginspirasi karakter mermaid yang sering kita tonton di Film-film.
"Perhatianku tertuju pada sosok yang menyerupai seorang wanita telanjang yang sedang duduk di atas batu sambil menatap lautan lepas. Sepertinya ia sedang menyisir rambutnya yang panjang dan tebal. Ia masih berada di batu itu 3 atau 4 menit lamanya."
Pada tahun 1830, seekor mermaid disebut ditemukan di pantai Benbecula di Outer Hebrides, Skotlandia.
"Bagian atas tubuhnya menyerupai tubuh seorang anak kecil berumur 3 atau 4 tahun. Namun dadanya besar seperti dada wanita dewasa. Rambutnya panjang dan mengkilap sementara kulitnya putih dan halus. Tubuh bagian bawahnya menyerupai ikan salmon, namun tidak memiliki sisik."
Menurut catatan Carmina Gadelica, makhluk itu sebenarnya masih hidup ketika pertama kali ditemukan, namun penduduk desa berusaha menangkapnya dengan cara melemparinya dengan batu sehingga ia tewas karenanya. Sesepuh desa bernama Duncan Shaw kemudian membuat sebuah peti mati kecil untuknya dan memberikan upacara penguburan cara kristen untuk makhluk itu.

Sepertinya sulit membayangkan kalau penduduk desa memberikan upacara penguburan seperti itu untuk seekor manatee atau dugong.

Pada tanggal 4 Juni 1857, dua nelayan dari Skotlandia juga mengaku melihat Mermaid. Mereka menulis di Shipping Gazzette:
"Pada hari kamis tanggal 4 Juni 1857, kami sedang bersiap untuk pergi menangkap ikan. Ketika kami berada 4 mil dari Port Charlotte, saat itu sekitar pukul 6 sore, kami melihat sebuah objek aneh di jarak 6 yard. Objek itu memiliki bentuk seperti seorang wanita dengan dada yang besar. Wajahnya elok dan rambutnya panjang melewati bahunya. Makhluk itu muncul di air dan menatap kami sambil menggoyangkan kepalanya. Kami menyaksikannya sekitar 3 atau 4 menit lamanya."
Penampakan Mermaid lainnya yang cukup ternama terjadi pada tahun 1917.

Pada tahun itu, sebuah kapal bernama Leonidas berlayar dari New York menuju Le Havre di Perancis. Dalam perjalanannya, para kru kapal menyaksikan makhluk serupa mermaid sedang berenang di samping kapal itu selama enam jam. Sesekali makhluk itu menampakkan kepalanya ke atas permukaan air, setiap kali selama kira-kira 15 menit sehingga para kru kapal bisa melihat rupanya dengan jelas. Makhluk itu disebut memiliki rambut panjang berwarna hitam dengan tubuh setengah manusia dan setengah ikan. Semua kru setuju kalau makhluk itu adalah mermaid.

Tentu saja akan sangat susah jika mengatakan kalau sejumlah kru kapal yang terbiasa di laut tidak bisa membedakan antara Manatee dan Mermaid.

Mumi Mermaid
Apa buktinya kalau makhluk yang bernama Mermaid benar-benar ada?

PT Barnum, salah seorang entertainer ternama, pernah mengklaim memiliki bangkai Mermaid yang kemudian dipamerkannya untuk mendapatkan uang. Bangkai-bangkai milik Barnum dikenal dengan nama Feejee Mermaid. Belakangan, mumi-mumi miliknya diketahui sebagai hasil kreasi dengan menggabungkan anggota tubuh beberapa hewan.

Sejak itu, banyak mumi Mermaid yang disimpan di seluruh dunia dicurigai sebagai hasil kreasi para seniman. Beberapa telah terbukti sebagai Hoax, beberapa lainnya belum terbukti walaupun juga diduga sebagai hasil kreasi para seniman.

Ini beberapa contoh feejee mermaid hasil kreasi yang cukup ternama.


Selain mumi yang telah terbukti sebagai hoax, ada lagi mumi yang tidak bisa dipastikan sebagai hoax. Misalnya, mumi Mermaid di bawah ini.

Mumi ini disebut ditemukan di Philipina pada tahun 2003. Lalu, pada tahun 2004, foto makhluk ini kembali beredar dan disebut ditemukan di pantai setelah terjadi tsunami besar Asia pada Desember 2004. Makhluk di dalam foto ini dicurigai sebagai hoax karena bangkai yang sebenarnya tidak pernah ditemukan.


Walaupun legenda Mermaid lebih populer di Eropa, namun di Jepang, kisah mengenai mermaid juga bukan hal yang asing. Di beberapa kuil di sana, tersimpan beberapa mumi Mermaid yang dipercaya oleh pemiliknya sebagai otentik. Walaupun begitu, tentu saja banyak yang percaya kalau mumi-mumi ini juga hasil kreasi sama seperti mumi milik PT Barnum. Namun sayangnya, tidak ada satupun mumi-mumi ini yang pernah diteliti secara serius.

Mumi Mermaid ini tersimpan di kuil Zuiryuji di Osaka dan diterima oleh kuil tersebut pada tahun 1682 dari seorang pedagang.
Mumi Mermaid ini tersimpan di kuil Myouchi di Niigata. Panjangnya sekitar 30 cm

Mumi Mermaid ini tersimpan di markas besar agama Shinto di Fujinomiya di kaki gunung Fuji. Tingginya 170 cm dan disebut telah berusia 1.400 tahun. Legenda menyebutkan kalau Mermaid ini melewati pangeran Shotoku di danau Biwa sekitar 1.400 tahun yang lalu. Mermaid tersebut menceritakan kepada pangeran kalau ia dulunya adalah seorang nelayan yang kemudian dikutuk menjadi mermaid. Sebelum meninggal, ia meminta kepada sang pangeran untuk membuat sebuah kuil dan menyimpan mayatnya di kuil. Jika mumi ini memang hasil kreasi, Apakah kreasi manusia membuat mumi mermaid telah berlangsung sejak 1.400 tahun yang lalu?




Karena belum pernah diteliti, maka sepertinya kita hanya bisa menebak otentisitas mumi-mumi tersebut.

Antara Hoax dan Cryptid
Para ilmuwan ataupun ahli Crytozoology sejak lama berusaha mengidentifikasi identitas Mermaid yang sesungguhnya. Jika makhluk ini hanyalah sebuah hoax, mengapa catatan mengenai makhluk seperti ini tersebar di berbagai belahan dunia dan bahkan telah bermula sejak ribuan tahun yang lalu?

Apakah kesaksian para pelaut ataupun penduduk desa yang terjadi dalam rentang ribuan tahun bisa disimpulkan sebagai hoax?

Kalau bukan hoax, makhluk apakah mermaid ini sebenarnya?

Walaupun sebagian besar peneliti sepakat dengan teori manatee atau dugong, namun sebagian Cryptozoolog sepakat kalau mermaid mungkin adalah sejenis makhluk laut yang telah punah, walaupun mereka juga belum bisa menentukan identitas makhluk yang dimaksud.

Sementara sebagian peneliti belum mencapai bukti yang konklusif, sebagian masyarakat lebih percaya kalau Mermaid adalah makhluk mistis. Ini mungkin bisa menjelaskan mengapa makhluk seperti ini lebih populer di agama-agama purba. Di Afrika, seorang penyihir yang telah bertobat dari aktifitas sihirnya pernah bersaksi kalau seekor mermaid telah menyusuinya sewaktu ia kecil. Dengan kata lain, mermaid yang dimaksudkannya adalah makhluk mistis gaib yang jelas tidak termasuk ke dalam wilayah Cryptozoology.
Mumi ini adalah mumi Mermaid yang tersimpan di kuil Karukayado di Hashimoto. Panjangnya sekitar 50 cm.

cara sulap

Trik Sulap Sederhana Populer

Posted by letsroll Friday, April 13, 2012 1 comments
Trik Sulap Sederhana - trick sulap ini sebenarnya sangat populer atau bahkan sudah tidak aneh lagi, bagi anda yang sudah master dalam trik sulap anggap saja tulisan ini sebagai angin sepoi sepoi. Postingan kali ini akan saya perlihatkan bagaimana cara belajar sulap dengan mudah, saya sebut mudah karena memang trik ini di tujukan buat para pemula yang ingin belajar sulap atau bahkan ingin sekedar menghibur rekan dengan cara yang berbeda . baiklah berikut trik trik sulap beserta rahasia rahasia sulap nya :

Trik Memunculkan Koin 

Effect : Menunjukan kedua telapak kanan anda yang kosong, kemudian dibalik sambil mengepalkan tangan, begitu di buka.. koin tiba tiba muncul .





Trik sulap ini sangat sederhana dan hanya membutuhkan koin sebagai alat nya baik itu koin uang recehan maupun koin lain, saya sarankan tidak besar agar mudah di jepit ketika anda menekuk pergelangan tangan anda. Pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan koin dan meletakannya pada pergelangan tangan (Pic 5). Kunci trik ini adalah posisi anda lebih tinggi daripada orang lain, sebaiknya anda berdiri dan orang yang menyaksikan duduk. Agar ketika kita memperlihatkan tangan kita yang agak dinaikan sedikit nampak kosong (pic1) . Cobalah berlatih dengan menggunakan satu tangan terlebih dahulu, lalu ketika anda telah mahir lakukan dengan kedua tangan, agar trik ini menjadi lebih menarik .

Trik Mengetahui Kartu Yang di Tunjuk
Effect : Begitu di tunjuk oleh penonton kita bisa mengetahui kartu apa yang di tuduhkan.

 (tampak depan)

(tampak belakang)

Trik Sulap sedehana , dari ringkasan dua gambar di atas anda sudah tahu bagaimana trik ini bekerja. Hanya saja ketika penonton atau rekan anda menunjuk kartu mana yang ia pilih, langsung anda ambil lalu perlihatkan kepada penonton dan kartu itu sedikit anda bengkokan atau lipat dengan rapih agar bagian bawah kartu tersebut terlihat nomor dan jenis kartunya . 

Trik Memunculkan 2 Kartu Yang di Selipkan
Effect : Kartu yang telah di masukan kedalam tengah tengah kumpulan kartu akan bisa anda buka dari atas dan bawah (bukan kartu yang sebenarnya)


Trik Sulap ini kuncinya adalah anda pilih 2 kartu yang mirip jika terlihat sekilas, lihat gambar satu dan dua. Pertama siap kan 2 kartu yang akan di tunjukan kepada rekan atau penonton seperti gambar satu. Lalu 2 kartu lain yang akan di munculkan seperti gambar dua yang telah anda simpan di bagian paling atas dan bawah dari tumpukan kartu tersebut mau 7♣ yang di atas dan 8♠ yang di bawah terserah anda . Lalu anda perlihatkan kartu yang telah disiapkan pada langkah pertama 7♠ dan 8♣ kepada penonton, lalu minta mereka masukan dua kartu tersebut di tengah kumpulan kartu . setelah itu, anda pura pura gosok kartu atau goyangkan tumpukan kartu tersebut agar terlihat sedikit lebih tricky, 

tapi jika anda sedikit mahir, tahan bagian kartu atas dengan jempol dan bagian kartu bawah dengan jari tengah dan jari manis dengan sedikit tekanan, lalu lempar kesamping maka yg tersisa di tangan anda hanya dua kartu yang bagian atas dan bawah tersebut atau ambil pada bagian atas dan bawah kartu seperti gambar no dua langkah dua dengan pelan pelan juga bisa. Serupa tapi tak sama bukan ? ingat, trick sulap ini harus anda pilih terlebih dahulu kartunya dan jangan sekali kali dikocok

Trik Mengetahui kartu yang di acak
Effect : Anda dengan mudah menemukan kartu yang telah di tentuka, kemudian di acak



Trik sulap ini Mungkin tidak perlu saya jelaskan lagi, dari gambar pun sudah bisa terlihat bagaimana trick sulap ini bekerja. mau bagaiman tehnik nya itu terserah anda, silahkan di ulik dan di coba dengan kreasi sendiri. mungkin video sulapnya bisa anda cari di situs waptrick .

Mudah mudah sedikit trik sulap sederhana di atas bisa sedikit membantu bagi pemula yang ingin belajar sulap. Termasuk penulis sendiri :p , kalo sudah belajar sulap nya bisa dilihat hp smartphone terbaru sony xperia s, kata kata bijak dan beberapa daftar antivirus terbaik . Terimakasih sudah nongkrong di postingan Trik sulap .

cara swap hero lostsaga(ls)

hero yang dibutuh kan
desitblear,light(petir),iron knigth,grim reaper.
cara nya:
desiibleat sd lang sung as,light(petir)asd klik panah dua kali langsung,ganti iron kingk ad,langsung gan reaper d tekan lompat dah ddd
selesai

code star wars lego ps2


Cheat star wars lego
987UYR = Battle Droid
EN11K5 = Battle Droid (Commander)
LK42U6 = Battle Droid (Geonosis)
KF999A = Battle Droid (Security)
LA811Y = Boba Fett
F8B4L6 = Clone
ER33JN = Clone (Episode III)
BHU72T = Clone (Episode III Pilot)
N3T6P8 = Clone (Episode III Swamp)
RS6E25 = Clone (Episode III Walker)
14PGMN = Count Dooku
H35TUX = Darth Maul
A32CAM = Darth Sidious
VR832U = Disguised Clone
DH382U = Droideka
SF321Y = General Grievous
19D7NB = Geonosian
ZTY392 = Grievous' Bodyguard
U63B2A = Gonk Droid
PL47NH = Jango Fett
DP55MV = Ki-Adi Hundi
CBR954 = Kit Fisto
A725X4 = Luminara
MS952L = Mace Windu (Episode III)
92UJ7D = Padme
R840JU = PK Droid
BEQ82H = Princess Leia
L54YUK = Rebel Trooper
PP43JX = Royal Guard
EUW862 = Shaak Ti
XZNR21 = Super Battle Droid

Cheats: Extras (Cheat) Codes:

Enter these codes while in Dexter's Shop:
NR37W1 = Silly Blasters
L449HD = Classic Blasters
IG72X4 = Big Blasters
SHRUB1 = Brushes
PUCEAT = Tea Cups
LD116B = Minikit Detector
RP924W = Moustaches
YD77GC = Purple
MS999Q = Silhouettes
4PR28U = Invincible

cara instal modem zte tree mf627 di windows 7


Cara menginstall Modem ZTE MF627 di Windows 7
Teman-teman yang memiliki pengalaman seperti saya, pengguna modem Modem ZTE MF627 paket dengan Tri/3. Gak bisa konek ketika menggunakan Laptop windows7 nih ada cara mengatasinya. Semoga bermanfaat. karena saya dah mencibanya. 
Untuk penginstalan pada windows XP pasti tidak ada masalah . Tetapi , bagaimana untuk windows 7 ? Apabila dilakukan penginstallan seperti biasa, pasti anda akan mengalami masalah tidak terdeteksinya sinyal dari kartu .
Untuk itu ada trik yang dilakukan untuk menginstall modem ini di windows 7
1. Cabut/Unplug modem anda, kemudian uninstall software yang telah terinstall
2. Tancapkan kembali modem , tunggu sampai dialog autoplay muncul
3. Ketika dialog muncul, pilih untuk melihat isi folder (jangan klik autorun), dan masuk ke folder installasi
4. Klik kanan pada setup.exe, kemudian pilih TROUBLESHOOT COMPABILITY 5. Biarkan proses detect issue berjalan, itu akan berjalan 10-30 detik . Jika lebih lama mohon dengan sabar menunggu
6. Klik TRY RECOMMENDED SETTING, lalu proses akan berlanjut ke RESOLVING ISSUE dan akhirnya itu akan merekomendasikan untuk settingan terbaik
7. Klik START THE PROGRAM, kemudian ikuti langkah2 penginstallan seperti biasa
8. Setelah selesai, cobalah untuk connect ke internet, pastinya sekarang tidak ada masalah dalam deteksi sinyal
9. Klik NEXT di COMPABILITY DIALOG BOX , dan klik YES, SAVE THESE SETTINGS FOR THIS PROGRAM

OK ngeblog lagi yuk....

nama latin hewan dan tumbuhan


Nama Latin Hewan dan Tumbuhan

Nama - Nama Ilmiah Tumbuhan & Hewan

TUMBUHAN

Adas Foeniculum vulgare
Akar Alang-Alang Imperata cylindrica
Akar Bahar Euplexaura anthipathes
Albisia Albizia sp.
Amanita Amanita Muscaria
Andong Merah Cordyline roxburghiana
Anggrek bulan sumatera Phalaenopsis sumaterana
Anggrek Bulan Phalaenopsis amabilis
Anggrek Hitam Coelogyne pandurata
Anggrek Merpati Dendrobium crumenatum
Anggrek Tanah*1 Vanda teres
Anggrek Tanah*2 Nervilia aragoana
Anggrek Vanda Vanda insignis
Aren Arenga pinnata
Asem Tamarindus indica
Aseman Oxalis corniculata
Awar-awar Ficus religiusa
Babakoan Scaevola fruescens
Balanceng (Tebu Pembisu) Dieffenbachia seguine
Bandotan Ageratum conyzoides
Baru Cino Artemisia vulgaris
Bawang Merah Allium cepa
Bawang Putih Allium sativum
Bayam Merah Aerva sanguinolenta
Begonia Begonia glabra
Bendo Artocarpus altillis
Bengkuang Pachirrhyzus erosus
Beringin Ficus benjamina
Bintaro Cerbera manghas
Blimbing wuluh Averrhoa bilimbi
Bluntas Plucea indica
Bubut Megalaima carvina
Bugenvil Bougainvillea glabra
Buncis Phaseolus vulgaris
Bunga Aster Aster multiflorus
Bunga Bangkai Amorphopalus sp
Bunga Bangkai Rafflessia arnoldi
Bunga Bangkai *1 Titan arum
Bunga Bangkai *2 Amophophalus sp.
Bunga Bangkai Raksasa Rafflesia Arnoldi
Bunga Irian Mucuna bennettii
Bunga matahari Helianthus annus
Bunga Mentega Nerium odorum
Bunga Merak Caesalpinia pulcherrima
Bunga Raflesia Raflesia arnoldi
Bunga Tasbih Canna indica
Bungur Jepang Lagerstroemia indica
Bungur Lagerstroemia flos-reginae
Bungur Lagestroemia speciosa
Bunya-Bunya Araucaria bidwili
Cabai Merah Capsicum anuum
Cemara Gunung Casuarina junghuniana
Cemara Laut Casurina equisetifolia
Cemara Araucaria cunninghami
Cemara Cupressus lusitanica
Cempedak Arthocarphus champeden
Cendana Santalum album
Cengkih Euginia aromatica
Ceremai Phylantus dietricus
Cermai (Siyanto) Syzigium unniflorum
Cermai Eugenia formosa
Cokelat Theobroma cacao
Damar Podocarpus damara
Delima Punica granatum
Dilem Pogostemon patchouli
Durian Durio zibenthinus
Eceng Gondok Eichornia crassipes
Flamboyan Delonix regia
Gadung Dioscorea hispida Denst
Ganyong Canna indica
Ganyong Canna edulis
Gegajahan Besar Numenthus arguata
Gegajahan Kecil Numenthus minutes
Gegajahan Sedang Numenthus phaeopus
Genjer Limnocharis Flava
Ginkgo Ginkgo Biloba
Gloksinia Sinningia speciosa
Hanjuang Biksu Pleomele fragans
Howortia Howorthia margaritifera
Jagung Zea mays
Jalarang Ratufa bicolor
Jambe Daun Areca catechu L
Jambu Batu Psidium guajava
Jambu biji Psidium guajava
Jambu Monyet Anacardium occidentale
Jambu monyet Anacardium occidentale
Jamur Payung Agariscus camprestis
Jamur Penicillium Peniccilium notatum
Jamur Ragi Saccharomyches cerevisiae
Jamur Tiram Plerotus ostreatus
Jarak Abang Rinicus communis
Jarak Pager Jatropa curcas
Jarak Ricinus communis
Jati Tectona grandis
Jelarang Ratufa bicolour
Jenggot Yahudi Episcia reptana
Jeringau / Dringu Acorus calamus
Jeruk Bali Citrus maxima
Jeruk Keprok Citrum nobils
Jeruk Nipis Citrus aurantifolia
Kacang Hijau Phaseolus radiatus
Kacang Tanah Arachis hypogaea
Kacapiring (Jempiring) Gardenia jasminodes
Kakanangan Amherstia nobilis
Kaktus Anggur Sedum murganianum
Kaktus Panda Kalanchoe tomentosa
Kalatea Batik Calathea litzea
Kalendra Daun Acasia albida
Kamboja Plumeria multifora Ait
Kangkareng Aceros coronatus
Kangkung Ipomea aquatica
Kantong semar Nephentes spp
Kantong Semar *1 Nephenthes maxima
Kantong Semar *2 Sarracheria purpurea
Kantung Semar Nephentes sp.
Kapas Gossypium arborescers
Kapasan Passer malaccensis
Kapong / Krangkong Ipomoea fistulosa
Kapri Pisum sativum
Karet Havea Brasiliensis
Katapang Terminalia Catappa
Kayu Gaharu Aquilaria malakensis
Kayu Kruing Dipterocarpus spp.
Kayu Putih Eucaliptus alba
Kecubung Datura metel
Kedelai Glycine max
Kedelai Soja max
Kelapa Cocos nucifera
Kelapa Sawit Elaeis Guineensis
Kembang Bokor Plumbago auriculata
Kembang jembel Celosia argentea
Kembang Sepatu Hibiscus rosa-sinensis
Kembang Soka (Soka Beureum) Ixora ciccenia
Kemiri Aleuritus moluccana
Kenanga Cananga odorata
Kenari Canarium commune
Kentang Solanum tuberosum
Ketapang Terminalia catappa
Ketul Bidens pilosa
Ki Hujan Samanea saman
Klerek Sapindus rarak
Kopi Coffea arabica
Krisan Chrysanthenum cinerarridium
Krokot (Kriminil) Althernathera ficoidea
Kunyit / kunir Curcuma domestica
Kunyit Curcuma domestica
Kuphea Cuphea hyssopifolia
Kuping Gajah Anthurium Cristallianum
Kurma Phoenix dactylifera
Lada Piper Nigrum
Lada/merica Piper ningrum
Langsep Lansium domesticum
Laos Alphina galanga
Lidah buaya Aloe vera
Lidah Mertua Sansevieria trifasciata
Lilia Laut Bertangkai Metacrinus interruptus
Lilia Laut Tak Bertangkai Antendon rosaceae
Lmut Janggut Usnea sp.
Lombok Besar Capsicum anuum
Lombok Rawit Capsicum frutecens
Mahoni Swietenia mahagoni
Mangga Mangifera indica
Mangkokan Nothopanax scutellarium
Matoa Pometia pinnata
Mawar Rosaceae sp.
Melati Mentomori Brunfelsia aniflora
Mengkudu Morinda citrifolia
Meranti Shorea spMimba
Meranti Shorea sp.
Mindi Melia azedarach
Mojopait Aegele Marmelos
Monster Brazil Monstera deliciosa
Nanas Ananas commocus
Nangka Arthocarphus integra
Nangka Arthocarpus heterophylla
Nusaindah Musaenda philppica
Orok-Orok Crotalaria juncea
Padi Oryza sativa
Pakis Haji Cychas rumphii
Paku Ekor Kuda Equisetum debile
Paku Kawat Lycopodium cernuum
Paku Lidah Ular Ophiogeosum vulgatum
Paku Rane Selaginella wildenowii
Paku Sarang Burung Asplenium nidus
Paku Sigung Didymochlaena cruncatula
Pala Myristifa fragans
Palem Botol Mascarena lagenicaulis
Palem Wategu Rhapis exelsa
Palm Sumatera Nengah gajah
Pandan Kerajinan Pandanus bidur
Pandan Wangi Pandanus amarillyfolius
Patah Tulang Euphorbia tirucalli
Patah Tulang Euphorbhia intyii
Pecuk Ular Anhinga melanogaster
Pepaya Carica papaya
Peperomia Peperomia verschaffeltii
Perbena Verbena laciniata
Petai Cina Leucaena glauca
Picisan Drymoglosum pilosafloides
Pinang Areca catechu
Pinus Cupressus lusitanica
Pinus Pinus merkusii
Pisang Musa paradisiaca
Pisang Hias Heliconia collinsiana
Piuk Les Saintpaulia ionantha
Podokarpus Podocarpus imbricatus
Pohon Alder Alnus sp.
Pohon Birch Betula sp.
Pohon Juniper Juniperus sp.
Pohon Maple Aler campester
Pohon Spruce Picea sp.
Pule pandak Rauvolfia serpetina
Puring Codiaeum variegatum
Putri Malu Mimosa pudica
Rami Hibiscus sabdariva
Randu kapok Gossypium hirsutum
Resan Tropik Gleicheris linearis
Rotan Calamus axillaris
Rotan Calamus caesius
Rumput Afrika Brachiaria mutika
Rumput Gajah Axonopus compressus
Rumput Gejawan Echinochloa cruss-galli
Rumput Kerbau Paspalum conyugatum
Rumput Laut Spinifex littoreus
Rumput Teki Cyperus rotundus
Rumput Timunan Leptochloa chinensis
Rumput Torpedo Panicums repens
Salak Salacca zalacca
Sambiloto Andrographis paniculata
Segerat Mirabilis jalapa
Seledri Apium graveolens
Sembung Blumea balsamifera
Sengon Albisia sp
Serai Andropagun fragans
Serai/sere Cymbopogon sp
Sikap Elang Falco peregrinus
Simbar Menjangan Platycerium coronarium
Simpai Presbitis Melalophos
Singkong Daun Manihot esculenta
Sirih Piper betle
Sirsak Annona muricata
Sirsat / Muris Annona muricata
Siwalan Borassus flabellifer
Slentek Mustela plavigula
Sri Rejeki Aglaonema pictum
Srikaya Annona squamosa
Srikaya Annona squamosa
Srikaya Anona squamosa
Sukun Artocarpus antilis
Sumbang Darah Hemigra phis-alternata
Suplir Adiantum sp.
Talas atau Bentul Colocasia esculenta
Tangkil (Melinjo) Gnetum gnemon
Tapak Laman Elepantophus scaber
Tapak Liman Elephantopus scaber
Tebu Saccharum officinarum
Teh Camellia sinensis
Tembakau Nicotiana Tobacum
Tempuyung Sonchus arvensis
Temulawak Curcuma xanthorrhiza
Terung Solanum melongeng
Tomat Solanum iycopersicum
Trulek Jawa Vanellus macropterus
Trulek Lidi Himantopus himantopus
Tubo Derris elliptica
Ubi Kayu Manihot esculenta
Urang-Aring Eclipta alba
Vanili Vanilla planifolia
Venus Flytrop Dionaea muscipula
Wangka Albizia procera
Waru Hibicus tiliaeus
Wawung Lantana camara
Wedusan Ageratum conyzoides
Willi - willi Esacus magnirostris





HEWAN

Alap-alap Burung Accipiter virgatus
Alap-alap Kecil Falco longipenis lengipennia
Alap-alap kelelawar Machairamphus aleinus
Alap-alap Madu Pernis ptilorhynchus
Alap-alap Sapi Falco molluccensis
Alap-alap Sikra Accipiter badius
Aus (Laba-Laba Berbahaya) Atraax robustrus
Ayam Gallus gallus
Ayam hutan hijau Gallus varius
Ayam hutan merah Gallus gallus
Babi Hutan Sus scrofa vittatus
Babirusa Babyroussa babyrussa
Badak sumatera Dicerorhinus sumatrensis
Badak Rhinoceros sonaicus
Bajing Hutan Callosciurus nigrevitatus
Bajing Kelapa Calosciurus notatus
Bajing Tanah Lariscus insignus
Bajing Terbang Petaurista elegants
Bangau Hitam Ciconia episcopus
Bangau Tongtong Leptiptolus javanicus
Bangkong Bufo bufo
Banteng Bos sondaicus
Bekantan Nasalis Larvatus
Bekicot Achatina fulica
Beo Grucula religiosa
Beruang madu Nectarinia chalcostetha
tenggorokan pirang
Beruang Helarctos malayanus
Beruang kacamata leher abu-abu Lopohozosterops javanica
Beruang madu Lichmera flavicans
Beruang Madu Helarctos malayanus
Beruang madu dada coklat Conopophila albogularis
Beruang madu pipi merah Anthreptes malarensis
Beruang madu sesap madu coklat Lichmera indistincta
Beruk Mentawai Macaca pagensis
Betet Psittacula alexandri
Betet coklat Lanius cristatus
Betet Kelapa Tanygnathus sumatranus
Biawak Varanus salvator
Biawak coklat Varanus gouldii
Biawak Kuning Varanus flvescers
Binatang Hantu Tarsius spectrum
Bintang Laut Biru Linchia laevigata
Bintang Laut Lengan Pendek Culcita sp.
Bintang Laut Merah Asteria forberi
Bintang Ular Ophiolesis sp.
Binturung Arsctictis binturong
Biuku (Terapin Sungay) Batagur baska
Bluwok Berwarna Ibis leucocephalus
Bluwok Putih Nycteria cinerea
Boti (Kera Tonkean) Macaca tonkeana
Buaya Air Tawar Crocodylus siamensis
Buaya Asia Crocodylus porrosus
Buaya Misisipi Alligator mississippiensis
Buaya Senyulang Tomistoma schlegeii
Buaya Sungai Nil Crocodylus nyloticus
Bulu Babi Duri Panjang Diadema saxatile
Bulu Babi Duri Pendek Echinus sechulenthus
Bunglon Calotus jubatus
Bunglon Calores versicolor
Burung alap-alap Accipitridae
Burung Betet Psittacula alexandri
Burung Elang Pandionidae
Burung Elang Haliastus indus
Burung gereja Sturnus sp
Burung Gosong Megapodius reinwardti
Burung Jalak Sturnus contra
Burung Kipas Rhipidura javanica
Burung Kuntul Nycticorax nycticorax
Burung Madu Aethopyga malarensis
Burung Madu kelapa Aethopyga eximia
Burung Madu Penganten lNectarinia sperata
Burung Madu Sepah Raja Aetophyga siparaja
Burung Madu Sriganti Nectarinia jugularis
Burung Pelikan Pelecanus roseusroseus
Burung Perkutut Gleopelia striata
Burung Pungguk Ninox sculata
Burung Puyuh Turix suscitator
Burung Rangkong Bucerotidae
Burung Tilil Tlinga glareola
Burung Unta Struthia camelus
Cacing Hati Babi Taenia solium
Cacing Hati Gajah Wucherenia bancrofti
Cacing Hati Sapi Taenia saginata
Cacing Hati Fasciola hepatica
Cacing Kremi Oxyuris vermacularis
Cacing Palolo Palola viridis
Cacing Perut Ascaris lumbricoides
Cacing Sondari Pheretima musica
Cacing Tambang Ancylostoma duodenale
Cacing Wawo Lysidicea oele
Camar Larus Sp
Caplak Anjing Rhipicephalus sanguinis
Caplak Kerbau Sapi Boophilus microplus
Caplak Ternak Boophilus annulatus
Caplak Tikus Ixodes granulatus
Caplak Unggas/ Haemophysalis wellingtoni
Capung Besar #1 Myrmeleon frontalis
Capung Besar #2 Libellula sp.
Capung Terbesar Megalopropus caerolotus
Capung Anax imperator
Cecak Gymnodactylus deccanensis
Cecurut Suncus murinus
Cekakak Jawa Halycon cyanoventris
Cekakak Sungai Halycon chloris
Cendrawasih Paradisea regiana
Cendrawasih Kuning Kecil Paradisaea minor
Cendrawasih Merah Paradisaea rubra
Cendrawasih Raja Cicinnurus regius
Chiton Tonicella lineata
Cica Matahari Crocias albonotatus
Cicak Helmidactylus frenatus
Cicak Gecko geko
Cikukua Tanduk Philemon bucerocles
Codot Cynopterus sphinx
Congcorang Manthis religiosa
Cumi Cumi #1 Doryteuthis bleekeri
Cumi-cumi #2 Loligo indica
Cumi-cumi Raksasa Architeutis imperatos
Dara Mahkota Lorius lory
Derkuku/dederuk Cocomantis variolopus
Dige (Kera Heck) Macaca hecki
Dihe (Kera Gorontalo) Macaca nigrescens
Duyung Halicore dugong
Echidna Tachyglossus aculeatus
Elang Hinecopernis longicauda
Elang bondol wulung Hallastur indus
Elang Bondol Haliastur indus
Elang Brontok Spizaetus cirrhatus
Elang Coklat Accipiter fasciatus
Elang Hitam Spizaetus cirrihatus
Elang Ikan Pandion haliaetus
Elang Jawa Spizaetus bartelsi
Elang Jawa Spizaetus bartelsi
Elang Kecil Hieraetus kienarri
Elang Laut Kecil Ichthyophaga nana
Elang Laut Perut Putih Haleaeaetus leucogaster
Elang Tikus Elanus caerulens
Elang Tikus Elanus caeruleus
Elang Ular Spillornis chella
Elang Ular Bido Spilormis cheela
Endoke (Kera Buton) Macaca brunescens
Eruang madu tenggorokan ungu Nectarina sperata
Fonti (Kera Togean) Macaca togeanus
Gajah Elephas indicus
Gajah Elephas maximus
Gelatik Jawa Podda oryzifora
Glatik Pada oryzivora
Gorila / Orang Utan Pongo pygmeus
Gurita Octopus vulgaris
Gurita Raksasa Paroctopus defleini
Hada (Kera Sepatu) Macaca ochreata
Hama Buah Bactrocerra sp.
Hama Gudang Tribolium sp.
Harimau Dahan Neofelis nebulosa
Harimau Sumatera Panthera tigris-sumatranus
Harimau*1 Felis tigris
Harimau*2 Leo tigris
Hiu Biru Besar Prionace glauca
Hiu Geger Lintang Jinak Rhincodon typus
Hiu Goblin Scapanohynchus owstoni
Hiu Macan Tutul Triakis semifasciata
Hiu Martil Sphyrna zygaena
Hiu Putih Besar Carcharodon cacharias
Ibis putih Kepala Hitam Threskiornis aethiopica
Ikan Bandeng Chanos chanos
Ikan Gurami Osphronemus goramy
Ikan Koki Carassius auratus
Ikan Lele Clarias bathracus
Ikan Mas Cyprinus caprio
Ikan Mujair #1 Tilapia massambica
Ikan Mujair #2 Oreochromis mossambicus
Ikan Pari Manta Manta birostris
Ikan Paru Lepidosiren paradoxa
Jalak Bali Leucopsar rotschildi
Jalak gunung Sturnus contra
Jalak koci Copsychus chinensis
Jalak Putih Sturnus melanopterus
Jangkrik Gryllus bimaculatus
Jelarang (Tupai Hitam Besar) Ratufa bicolor
Joja (Lutung Mentawai) Presbitis potenziani
Julang Emas Rhicticeros undulatus
Junai Mas Caloenas nicobarica
Kadal Mabouya multifasciata
Kadal Mabouya multifasciata
Kakak Tua Besar Jambul Kuning Cacatua galerita
Kakak Tua Kecil Jambul Kuning Cacatua sulphurea
Kakak Tua Raja Probosciger atertimus
Kaki Seribu Julus virgatus
Kalajengking Australia Androctenus australis
Kalajengking Buku Chelifer canccroides
Kalajengking Thelyponus condutus
Kalaweit Hylobates albibarbis
Kalong Pteropus edulis
Kambing Sumatera Capricornis sumatrensis
Kancil Tragulus javanicus
Kangkareng Hitam Anthracoceros malayanus
Kanguru Pohon Dendrogalus inustus
Kasturi Raja Psittrichas fulgidus
Kasuari Casuarius casuarius
Kecoa #1 Blattaria sp.
Kecoa #2 Periplanetal americana
Kecubung Datura metel
Kedih Presbitis thomasi
Kelabang Raksasa Scolopendra gigantea
Kelabang Scoloppdridae
Kelasi (Lutung Maron) Presbitis rubicunda
Keong Gondang Pilla ampulaceae
Keong Vivipara javanica
Kepik Emas Coccinela sp.
Kepiting Scyda serrata
Kera Abu-abu Macaca fascicularis
Kera Hitam Dare Macaca maura
Kera Hitam Sulawesi Macaca nigra
Kera Hitam/Budeng Presbytis cristata
Kera tak berbuntut Hylobatidae
Kerang Hijau Mytilus edulis
Kerang Codakia figeria
Ketunggeng #1 Hetereometrus cyneus
Ketunggeng #2 Buthus afer
Kijang Muntiakus muntjak
Kima Raksa Tridacna maxima
Kipasan Belang Rhipidura javanica
Kipasan Ekor Merah Rhipidura phoenicura
Kiwi Apterix australis
Kobra*1 Naja tripudins
Kobra*2 Naja naja
Komodo Varanus komodoensis
Kuau Raja Argusisnus argus
Kubung (Lemur Terbang) Cynocephalus variegatus
Kucica / kacer Aegiyhina tiphia
Kucing Bakau Felis viverrina
Kucing Hitam (Congkok) Felis bengalensis
Kucing Hutan Felis bengalensis
Kucing Felis domesticus
Kukang Nycticebus coucang
Kumbang Daun Leptinotarsa decemlineata
Kumbang Pohon Kelapa Drytes apicalis
Kuntul Besar Egretta Alba
Kuntul kecil Egretta gazzeta
Kuntul Kerang Egretta sacra
Kuntul Kerbau Bubulcus ibis
Kuntul Perak Egretta intermedia
Kuntul Sedang Egretta intermedia
Kupu-kupu Sastragala sp
Kupu-Kupu Burung Peri Ornithopthera chimaera
Kupu-Kupu Mutiara Papilio polytes
Kupu-Kupu Sirama rama Attlacus atlas
Kura-kura Coura sp
Kura-Kura Air Tawar Chelydra serpentia
Kuskus Phalanger sericeus
Kutilang Pycnonotus cafer
Kutilang emas Pycnonotus g. personatus
Kutu Anjing Ctenodephalus cannis
Kutu Buku Lepisma sacharina
Kutu Busuk #1 Cimex ectularius
Kutu Busuk #2 Cimex rotundatus
Kutu Daun Apis medicaginis
Kutu Kepala Pediculus capitis
Kutu Manusia Purea irritans
Kutu Paha Phtirus pubis
Kutu Pakaian Pediculus humanus
Kutu Tikus Xenopsilla cheopis
Kuwuk Felis marmorata
Laba-Laba Babi Nephila maculata
Laba-Laba Pemburu Heteropoda venatoria
Lalat Buah Dropsophila melanogaster
Lalat Rumah Musca domestica
Lancah Maung Selenosmia javanensis
Landak Hystrix brachyura
Larwo/murai batu Copsychus malabaricus
Lebah Madu Apis indica
Lilia Laut Bertangkai Ptilocrinus pinnatus
Lilia Laut Tidak Bertangkai Metaricanus interuptus
Lintah India Dinobdilla ferox
Lintah Jawa Hirudinaria javanica
Lintah Timor Tengah Limnatis nilofica
Lintah Hirudo medicinalis
Lipan Scolopendra subspinipes
Lumba-lumba pemangsa kecil Peponocephala electra
Lumba-lumba tak bersirip Neophocaena phocaenoides
Lutung Banggat Presbitis hosei
Lutung Dahi Putih Presbitis frontata
Lutung Jawa Trachypithecus auratus
Macan Dahan Neofelis nebulosa
Macan Kumbang Panthera pardus
Macan Tutul Panthera pardus
Maleo Macrocephalon maleo
Malu - Malu Nycticebus coucang
Mentok Rimba Carina scutulata
Merak Hijau Pavo muticus
Merpati Columbia lifia
Moose Axes sp.
Musang Cokelat Sulawesi Macrogalidia musschenbroeki
Musang Congkok Prionodon linsang
Nuri Bayan Eklectus roratus
Nuri Kepala Hitam Lorius lory
Nyamuk Malaria Anopheles sp.
Opior Jawa Lophozophterops javanicus
Owa Jawa Hylobates moloch
Pacet Haemadipsa zeylanisa
Panda Pandanus sp.
Paok Hijau Pitta Sordida
Paok Pancawarna Pitta Guajana
Paus Orchinus orcha
Pekaka Emas Pelargopsis eapensis
Penguin Apterodytes forsteri
Penyu Bromo Caretta caretta
Penyu hijau Chelonia mydas
Penyu Kulit Dermochelis coreaceae
Penyu sisik temu Lepidochelys olivacea
Penyu Sisik Erethmochelys imbricata
Penyu Chelonia mydas
Perkutut Geopelia striata
Pinjal Pulex iritans
Platypus Ornithorhynchus sanguinus
Raja Udang Tanysiptera danae
Raja Udang Halchyon fulgida
Raja Udang biru Ceyx azuera
Raja Udang biru jawa Halchyon cyanoventris
Raja Udang biru kecil Alcedo coerulescens
Raja Udang Eurasia Alcedo atthis
Raja Udang hitam Halchyon macleayil
Raja Udang kalung putih Halchyon chloris
Raja Udang kuduk hitam Halchyon pileata
Raja Udang leher putih Halchyon smirnensis
Raja Udang merah Halchyon coromanda
Raja Udang paruh bangau Pelargopsis copensis
Raja Udang punggung merah Ceyx rofidorsus
Rajungan Neptunus pelagiais
Rangkok Kecil Anthracocaros malabaricus
Rangkong Badak Bucleros hinocheros
Rangkong Sulawesi Aceros cassidia
Rayap #1 Calotermes tectonal
Rayap #2 Reliculitermis flavipes
Remis Asaphis detlorasa
Rusa Cervus timorensis
Rusa Bawean Axis kuhli
Rusa Timor Cervus timorensis
Rusa Tutul Axis axis
Salamander Api Salamandra salamandra
Samber Lilen Chrisochorosa fulminans
Sandang Lawo Ciconia episcopus
Semut Hymenoptera sp
Semut Hitam Dolichoderus sp.
Sengat Laut Chironex fleckeri
Serangga Peloncat Dalbulus maidis
Serindit Loriculus exilis
Siamang Kerdil Hylobates klossii
Siamang Hylobates syndactilus
Sigung Mydaus javanensis
Simakobu Simias concolor
Singa Leo leo
Singapuar Tarsius Bancanus
Siput Darat Achatina pulica
Siput Lymnaea truncatula
Sotong Sepiella Maindroni
Surili Presbitis comata
Tapir Taphirus indiscus
Tapir Tapirus senuk
Tawon Endas Vespula maculata
Tekukur Sreptopelia bitorquata
Tepus Pipi Perak Stachyris melanothorax
Teripang Thyone briarcus
Teripang Hitam Holothuria athra
Teripang Nanas Thelenota ananas
Teripang Pasir Holothuria scabra
Tikus Rattus rapit
Tikus Rattus rattus
Tiong Emas Nias Gracula religiosa-robusta
Tokek Gecho gecho
Tonggeret Dundabia manifera
Trenggiling Manis javanicus
Tuatara Sphenodon punchatus
Tulum tumpuk Megalaima javanica
Tulung Tumpuk Kembang Megalaima javensis
Tungau Sarcoptes scobei
Tupai Tupaia javanica
Udang Lysmata grabhami
Ular air Cerberus rynchops
Ular cobra/sendok Naja sputatrix
Ular hijau Trimeresurus albbolabris
Ular kadut Acerochordus granulatas
Ular lumpur Enhydris plumbea
Ular pelangi Xenopeltis unicolor
Ular Piton Phyton reticulatus
Ular Pohon Boiga sp.
Ular pucuk pohon Dryophis prasinus
Ular Sanca Bodo Phyon morulus
Ular Sanca Hijau Morelia viridis
Ular sawah Python reticulatus
Ular tali wangsa Boiga denrophila
Ular welang Bungarus javanicus
Ular weling Bungarus candius
Ulat Sutra Bombyx mori
Undur-Undur Myrmeleon frontalis
Ungko (Gibon Bertangan Hitam) Hylobates agilis
Ungko Kalimantan Hylobates muelleri
Ungko Lengan Putih Hylobates lar
Walang Sangit Leptacorisa acuta
Walet Collocalia fuchipaga
Wereng Coklat Nilaparvata lugens
Wereng Hijau Nephoterix apicalis

belajar mudah rumus aljabar sd,smp,sma

Rumus Cepat Matematika (Aljabar) Menjadi Idaman

Anak-anak sangat menyukai matematika. Mereka minta terus dikasih soal. Saya sendiri heran, mengapa mereka begitu semangat?
“Lagi Pak. Kasih soal lagi Pak!” anak-anak menantang saya.
“306 x 303 = …” saya keluarkan soal.
“Sembilan…dua tujuh…delapan belas!” jawab mereka ramai-ramai.
“Maksudnya berapa?”
“92718”
“Betul!”

Anak-anak yang terdiri dari kelas 3 sampai kelas 5 SD itu senang menemukan cara berhitung cepat perkalian ratusan kali ratusan. Bagi mereka itu adalah rumus cepat matematika yang diidam-idamkan. Anak-anak SMA yang menjelang UN, SPMB, dan UMPTN 2008 juga tidak kalah semangat. Jika mereka memperoleh rumus matematika cepat untuk UN, SPMB, dan UMPTN maka matanya langsung berbinar-binar. Wajahnya berseri-seri.

Saya sering mengatakan kepada mereka,
”Maukah kalian dapat soal bonus?”
”Apa itu soal bonus?”
”Soal UN, SPMB, atau UMPTN yang selalu dapat kamu selesaikan dengan mudah.”
”Ya maulah…”
”Limit.”
Limit kan sangat abstrak dan sulit? Bagaimana bisa dikatakan sebagai bonus? Itulah intinya. Limit adalah ide fundamental dalam kalkulus. Karena limit sangat kaya akan variasi dan abstrak bagi orang awam, maka limit hanya diperkenalkan bagian dasar saja untuk anak tingkat SMA. Jadi limit tingkat SMA tentu yang mudah-mudah saja. Limit adalah bonus. Rumus cepat adalah terhormat.

Bagaimana jika terjadi komersialisasi rumus cepat? Saya tidak tahu jawabannya. O iya, saya jadi ingat dengan berhitung cepat yang paling awal tadi bagaimana caranya?

Sekedar contoh rumus cepat untuk limit. Kadang orang menyebut rumus cepat sebagai trik cepat, fastest solution, king of fastest, atau rumus sesat. Boleh-boleh saja. Soal berikut ini sangat mudah. Sudah pernah diujikan untuk tes masuk ITB sejak tahun 70-an. Tetapi entah mengapa, soal limit tipe ini tetap sering diujikan sampai sekarang. Benar-benar bonus untuk kita.

Untuk limit x menuju 0 hitunglah
(tg5x)/(sin3x) = …

Bagi orang awam jawabannya sangat mudah yaitu 5/3.
Apakah Anda yakin itu jawaban yang benar?
Banyak anak-anak karena ragu, karena dirasa terlalu mudah, malah tidak mau menjawab dengan 5/3.

Mari kita diskusikan!
Untuk membahasnya kita perlu ke dasar-dasar limit trigonometri. Sudah banyak dibuktikan dalam buku-buku bahwa untuk limit x menuju 0 berlaku:

(sinx)/x = 1;
(tgx)/x = 1;

Biasanya anak-anak harus hafal rumus di atas. Bagi saya rumus ini adalah rumus cepat limit. Tetapi rumus ini beruntung. Ia tidak pernah disebut sebagai rumus sesat. Ia mendapat gelar kehormatan sebagai rumus dasar limit trigonometri. Dengan rumus dasar limit trigonometri ini kita akan memecahkan

(tg5x)/(sin3x) =
[(tg5x)(5x/5x)]/[(sin3x)(3x/3x)] =
[(tga)(a/a)]/[(sinb)(b/b)]
dengan a = 5x dan b = 3x;
gunakan rumus dasar trigonometri:
[1.a]/[1.b] =
[5x]/[3x] =
= 5/3 (Selesai)
Kita peroleh jawaban 5/3 sesuai tebakan awal kita.

Apakah kita selalu boleh melakukan tebakan semacam itu? Boleh. Tebakan ini sah. Kita mendasarkan pada rumus dasar limit trigonometri dengan menambah satu langkah implikasi.
Karena (sinx)/x = 1 maka (sinx) = x;
karena (tgx)/x = 1 maka (tgx) = x.
Jadi rumus dasar trigonometri yang kita hafal adalah
sinx = x;
tgx = x.

Dengan sedikit mengubah cara pandang ini akan membawa keberuntungan besar pada UN, SPMB, UMPTN 2008. Siswa-siswa SMA, mestinya tidak asing dengan cara pandang ini. Kita telah memakai cara pandang ini ketika menghitung interferensi gelombang Young dalam fenomena fisika.

Jadi bila kita terapkan ke soal di atas:
(tg5x)/(sin3x) = 5x/3x = 5/3 (Selesai).

Rumus cepat di atas akan semakin bernilai bila bentuk soalnya semakin rumit seperti
(2x + tg3x)/(x + sin7x) =…
(2x + 3x)/(x + 7x) = 5/8 (Selesai).

Rumus cepat matematika bukan hal baru. Dalam sejarah matematika tercatat bahwa masyarakat memang mengidolakan rumus-rumus cepat matematika. Saat itu rumus-rumus cepat tidak dipandang sebagai rumus sesat. Pun yang menguasai rumus-rumus cepat adalah para ahli matematika itu sendiri.

Pada tahun 1535 Tartagtila mengikuti pertandingan berhitung cepat. Ia melawan murid dari seorang profesor matematika ternama. Tartagtila tidak begitu dikenal di dunia matematika waktu itu. Ia mempelajari matematika nyaris secara mandiri. Tetapi Tartagtila memiliki keistimewaan: ia memiliki rumus cepat untuk memecahkan persamaan polinom pangkat 3.

Aturan pertandingan itu sederhana. Masing-masing peserta menuliskan 30 soal matematika. Kemudian soal itu diserahkan kepada lawan untuk diselesaikan. Siapa saja yang mampu menyelesaikan soal lebih awal dan benar maka ia sebagai pemenang. Setelah 2 jam pertandingan berlangsung. Tartagtila berhasil menyelesaikan seluruh 30 soal yang dihadapinya. Sedangkan lawannya belum mampu menyelesaikan soal satu pun. Tartagtila mampu menyelesaikannya karena menggunakan rumus cepat. Sedangkan lawannya tidak memiliki rumus cepat. Tartagtila meraih berbagai kehormatan setelah pertandingan itu. Bagaimana seorang anak kecil dapat menghitung 306 x 303 luar kepala? Caranya mudah!
Bagi anak SMP sudah mengenal bahwa
(x+2)(x+3)=
x.x + (2x+3x) + 2.3 =

Mirip dengan itu caranya:
306 x 303 =
9 (dari 3×3)
27 (dari 6×3 + 3×3)
18 (dari 6×3)
Kita peroleh jawaban 92718.

Contoh lain
207 x 304 = …
6 (dari 2×3)
29 (dari 7×3 + 2×4)
28 (dari 7×4)
Kita peroleh 62928.
Bagaimana pendapat Anda?
Salam hangat….
(agus Nggermanto; pendiri APIQ)
Sumber :
APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum
http://apiqquantum.wordpress.com/

- Copyright © ALL IN ONE - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -